"Tetapi di ujungnya yang menentukan itu adalah yang namanya olinier, partai oligarki linier," kata Rocky Gerung.
Ia mengatakan, keputusan politik yang diambil sejak awal jauh dari representasi keinginan rakyat.
Menurutnya tangan tak terlihat atau invisible hand dari para oligarki berpengaruh kuat dalam setiap pengambilan keputusan.
"Pada akhirnya seluruh jawaban itu akan dinilai oleh oligarki, kenapa?"
"Karena yang punya kepentingan dengan penggantian (reshuffle) itu adalah oligarki, bukan surveyor, bukan pengamat dan publik," katanya. (*)