Minta Air Minum 2 Jam Baru Dapat, PDP Hamil di Medan Viral Usai Ngeluh Secara Live di Facebook Hingga Napasnya Tersengal, Pihak RS Sebut Pasien dalam Kondisi Stabil: Masih Bisa Jalan dan Pakai HP

Minta Air Minum 2 Jam Baru Dapat, PDP Hamil di Medan Viral Usai Ngeluh Secara Live di Facebook Hingga Napasnya Tersengal, Pihak RS Sebut Pasien dalam Kondisi Stabil: Masih Bisa Jalan dan Pakai HP Kolase gambar ilustrasi wanita hamil dan rumah sakit via Pexels.com
Minta Air Minum 2 Jam Baru Dapat, PDP Hamil di Medan Viral Usai Ngeluh Secara Live di Facebook Hingga Napasnya Tersengal, Pihak RS Sebut Pasien dalam Kondisi Stabil: Masih Bisa Jalan dan Pakai HP

w

Sosok.ID - Seorang wanita hamil berstatus PDP virus Corona yang tengah menjalani perawatan isolasi di RSUD Padangsidempuan, Medan belum lama ini viral di media sosial Facebook.

Melalui tayangan Live di Facebook, wanita hamil berstatus PDP virus Corona ini secara blak-blakkan keluhkan pelayanan RSUD Padangsidempuan, Medan yang membuat kondisinya malah semakin memburuk.

Dalam video yang viral di Facebook tersebut, wanita hamil berstatus PDP virus Corona di RSUD Padangsidempuan, Medan ini sempat minta pemerintah setempat untuk merujuknya ke rumah sakit yang lebih baik.

Sontak saja video keluhan wanita hamil berstatus PDP Corona di Medan ini viral di media sosial dan mendapatkan beragam reaksi termasuk dari pihak RSUD Padangsidempuan.

Baca Juga: ICW Rilis 22 Nama Koruptor yang Bisa Bebas Terkait Usulan Pembebasan Napi Untuk Cegah Covid-19, Ada Nama Mantan Menteri Hingga Setya Novanto!

Dilansir Sosok.ID dari Kompas.com dan Tribun Medan, Sabtu (4/4/2020) seorang wanita hamil berstatus PDP (Pasien dalam Pengawasan) tengah menjalani rawat isolasi di RSUD Padangsidempuan, Medan sejak Kamis (2/4/2020).

Namun belum ada 24 jam dirawat, pasien hamil berstatus PDP tersebut mengeluhkan pelayanan RSUD yang dirasa malah membuat kondisinya semakin buruk.

Keluhan tersebut pun ia sampaikan melalui akun Facebook pribadinya.

Mulai dari fasilitas rumah sakit yang dinilai tidak memadai hingga pelayanannya yang buruk ia jabarkan satu per satu.

"Untuk Bapak Wali Kota Kota Padang Sidempuan tercinta, Bapak Irsan, tolong lah Pak kasih saya kesempatan. Saya dirujuk ke Medan, di rumah sakit yang lebih layak lagi.

Baca Juga: Diteror Tetangga Gegara Istrinya Positif Corona, Suami di Lampung Ancam Bakar Rumah Sendiri Lantaran Dilarang Kemana-mana: Covid-19 Bukan Aib!

PROMOTED CONTENT

Video Pilihan

POPULAR

TAG POPULAR