Khuyen mengklaim bahwa dirinya lebih dari mampu untuk mengurus dirinya sendiri.
Sehingga ia masih tetap menolak untuk mempertimbangkan adopsi.
Tetapi, Khuyen juga mengaku sering merasa merinding ketika harus tidur sedirian saat malam hari di gubuk reotnya itu.
Sebab ia sering mendengar suara lolongan hewan liar.
Sejak guru Khuyen menuliskan kisahnya di media sosial yang kemudian turut disorot oleh media Vietnam, bantuan untuknya terus mengalir dari seluruh penjuru negeri.
Beberapa orang bahkan menawarkan untuk mengadopsinya, dan yang lain menyatakan keinginannya untuk menyumbang persediaan.
Namun, hingga kini tak jelas berapa banyak bantuan yang bersedia diterima oleh Khuyan.
Salah satu hal yang paling mengesankan dari anak 10 tahun yang pemberani ini adalah, terlepas dari kesulitannya, Khuyan tak pernah sekalipun membolos sekolah.
Setiap pagi, Khuyan naik sepeda, mengikuti pelajaran di kelas dan pulang ke rumah untuk melakukan tugasnya sehari-hari.