"Pasti malu banget punya anak kayak MZ, benar-benar kasihan saya," lanjut Denise.
Denise juga tak sanggup menghadapi kakek Medina Zein yang meminta maaf pada korban penipuan.
"Kakeknya itu benar ngomong minta maaf sama korban," ujar Denise.
"Dan saya juga minta maaf sama kakeknya, karena udah ngomong kayak gitu," sambungnya.
Namun Denise tidak goyah, dia akan tetap memproses hukum Medina Zein demi kebaikan banyak orang.
"Tapi yang saya lakuin ini bela kebenaran ini keluargannya juga harus pahamin, ini untuk kebaikan semua orang agar tidak korban selanjutnya," ujar Denise.
Lebih dari itu, Denise juga khawatir jika kelak Medina Zein meninggal dunia dalam keadaan belum bertaubat dari perbuatannya.
"Dan ini untuk kebaikan Medina sendiri, karena saya benar-benar enggak mau dia mati sebagai tukang tipu."
"Jadi sebelum dia meninggal, semua orang pasti meninggal ya, bukan saya nyumpahin enggak, saya pasti meninggal."
"Jadi dia bisa dikasih efek jera biar dia bisa taubat, biar bisa healing," ujarnya.
Denise ingin Medina Zein memiliki waktu untuk bertanggung jawab atas perbuatannya, menebus dosanya, dan mohon ampunan pada Tuhan karena telah melakukan penipuan.
"Jadi suatu saat dia meninggal dengan tenang, enggak enak loh mati sebagai tukang tipu, pertanggung jawabannya di akhirat coy," tandas Denise. (*)