Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Waspada, Gejala Baru Penderita Covid-19 Bertambah, Pasien Bakal Alami Delirium yang Bisa Buat Kondisi Makin Gawat, Begini Tanda-tandanya!

Andreas Chris Febrianto Nugroho - Sabtu, 12 Desember 2020 | 15:00
(ilustrasi) Waspada, Gejala Baru Penderita Covid-19 Bertambah, Pasien Bakal Alami Delirium yang Bisa Buat Kondisi Makin Gawat, Begini Tanda-tandanya!
Gambar ilustrasi/Pixabay

(ilustrasi) Waspada, Gejala Baru Penderita Covid-19 Bertambah, Pasien Bakal Alami Delirium yang Bisa Buat Kondisi Makin Gawat, Begini Tanda-tandanya!

Ada beberapa tanda-tanda pada pasien yang bisa dikategorikan mengalami delirium menurut dr Gina.

Tanda-tanda tersebut memang sangat bervariasi tetapi memiliki kesamaan satu dengan yang lain.

Tingkatan derilium ada yang ringan sampai berat, dan kondisi ini bisa dilihat ketika seseorang tidur dan sulit dibangunkan, hingga tampak gelisah.

Baca Juga: Kabar Duka Kembali Selimuti Ririn Ekawati, Setelah sang Suami, Kini Ibunda Tunangan Ibnu Jamil Dikabarkan Meninggal Dunia, Ternyata Ini Penyebabnya!

Gina mengatakan, gambaran utama orang yang mengalami delirium antara lain:

  • Gangguan kesadaran dan perhatian (kesadaran berkabut hingga koma)
  • Gangguan kognitif berupa proses pikir yang kacau, ketidakmampuan membedakan realita dan yang bukan, disorientasi, rendah daya memori
  • Gangguan siklus tidur-bangun, cenderung bangun dan gelisah di malam hari, pola tidur terbalik
  • Gangguan emosional yang tampak sebagai kecemasan hebat, iritabilitas (mudah marah)
Baca Juga: Apa yang Terjadi dengan Pemerintahan Jakarta Saat Pemimpinnya Terinfeksi Virus Corona? Anies Baswedan Bei Jawaban

Selain itu menurut Gina, ada beberapa penyebab yang bisa membuat pasien tersebut mengalami delirium.

  • Infeksi langsung ke jaringan otak
  • Inflamasi (peradangan) jaringan parenkim otak
  • Ensefalopati akibat toksin krn proses perjalanan penyakit Covid-19
  • Gagal nafas yang menyebabkan otak mengalami kekurangan oksigen berat Infeksi berat yang memengaruhi organ2 vital
  • Hiperkoagulasi (pengentalan darah yang hebat) sehingga mengganggu aliran darah ke otak
Baca Juga: Sekali Dayung Dua Tiga Pulau Terlewati, Ashanty dan Maia Estianty Berencana Gabungkan Pernikahan Atta-Aurel dan Al-Alyssa di GBK juga GWK

Gejala baru yang ditemukan di pasien covid-19 ini menurut Gina termasuk dalam kondisi gawat darurat sehingga harus ditangani oleh para ahli di rumah sakit.

Sebab, penyakit delirium yang tidak dikelola dan tidak dicari penyebabnya bisa berujung pada kematian atau kecacatan jangka panjang.

"Orang yang sudah teratasi delirium, masih mungkin mengalami gejala sisa berupa perubahan kognitif (kemampuan berpikir) maupun gangguan mood (suasana perasaan) yang sifatnya menetap hingga satu tahun pasca kejadian," ujar Gina.

Menurut Gina, ada penanganan yang berbeda bagi pasien penderita covid-19 yang mengalami delirium.

Source :Kompas.comTribunnews.com

Editor : Sosok

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

x