Sosok.ID - Masih menjadi pertanyaan mengapa Korea Utara bisa memiliki nuklir walaupun kekuatan militernya jauh di bawah Indonesia yang hingga kini belum memiliki senjata pembunuh massal tersebut.
Dilansir dari Global Fire Power, kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di dunia saat ini berada di peringkat 16.
Sementara Korea Utara menempati posisi 9 tingkat lebih rendah dari Indonesia, yakni peringkat ke-25.
Karena itu, pastibanyak yang terheran-heran bagaimana negara terbelakang seperti Korea Utara justru memiliki senjata nuklir.
Ternyata keberhasilan Korea Utara mengembangkan senjata nuklir semuanya berawal dari sepak terjang sosok satu ini.
Menurut Daily Express pada Sabtu (25/7/2020), seorang mantan teknisi nuklir asal Belanda bernama Frits Veerman ungkap asal muasal nuklir yang kini dimiliki Iran dan Korea Utara.
Sebelumnya, Frits Veerman adalah teknisi nuklir yang bekerja di program pengayaan uranium Inggris, Jerman dan Belanda, di Phisical Dynamic Laboratory (FDO).
FDO sendiri merupakan anak perusahaan VMF-Stork di Amsterdam.
Veerman yang kini berusia 70 tahun, dulunya adalah whistleblower pada kolega dan sahabatnya yang sebenarnya adalah mata-mata nuklir Pakistan, Abdul Qader Khan.
Menurut CIA, Abdul Qader Khan adalah pria yang lebih berbahaya dari Osama Bin Laden.