Pasukan Khusus Kopassus Bisa Bikin Pentagon Ngacir Ketakutan, Berbekal Ilmu Debus Kebal Tusukan Parang AS Langsung Gelagapan

Tak Peduli Perwira, Bintara Atau Tamtama : Tetap Tentara, Berikut Besaran Gaji Ketiganya di TNI KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Tak Peduli Perwira, Bintara Atau Tamtama : Tetap Tentara, Berikut Besaran Gaji Ketiganya di TNI

Sosok.ID - Ketika tahun 1980-an ABRI/TNI hendak membentuk pasukan khusus yang antara lain memiliki kemampuan antiteror.

Satuan pasukan khusus dari berbagai negara pun dijadikan sebagai referensi.

Indonesia mengambil referensi seperti ilmu pasukan khusus dari Jerman (GSG-9), Inggris (SAS), pasukan khusus antiteror Angkatan Laut Prancis, dan pasukan khusus Korea Selatan.

Satuan-satuan di atas banyak mempengaruhi pembentukan pasukan khusus di lingkungan TNI.

Baca Juga: Tentara Zionis Semena-mena Gempur Palestina, Tapi Tak Jarang Jatuh Dipecundangi Indonesia, Ini Alasan TNI Lebih Unggul dari Militer Israel!

Teknik pelatihan pasukan khusus dari sejumlah negara itu kemudian direkomendasikan oleh Asisten Intelijen Hankam/Kepala Pusat Intelijen Strategi Letjen TNI LB Moerdani untuk segera diterapkan dalam pembentukan pasukan khusus TNI di kesatuan Kopassus.

Pasalnya semua teknik yang diramu dari berbagai ‘aliran’ pasukan khusus itu, diyakini mampu membentuk tiap personel pasukan khusus TNI menjadi pasukan tempur yang sangat profesional.

Profesional yang dimaksud oleh Letjen Benny adalah tiap personel pasukan khusus yang sudah terlatih bisa melaksanakan misinya hingga tuntas meski hanya bermodal peralatan dan persenjataan yang sangat terbatas.

Baca Juga: Kisah Luhut B Pandjaitan, Tak Pernah Jadi Danjen Kopassus Tapi Bisa Miliki Pengaruh Besar, Ternyata Sosok Ini yang Berpengaruh: Saya Menerima Konsekuensi...

Dengan kata lain, kehebatan pasukan khusus tidak ditentukan oleh teknologi yang digunakan dalam pertempuran. 

Video Pilihan

POPULAR

TAG POPULAR