Sosok.ID - Mashuri, seorang ABK (anak buah kapal) asal Indonesia yang bekerja di kapal China bongkar bobroknya perlakuan di tempat kerjanya dulu.
Ia mengaku jadi korban penyiksaan hingga melihat dengan mata kepala sendiri salah satu rekannya sampai meregang nyawa.
Saking tak kuatnya menahan siksaan dari tempat ia bekerja, dirinya bersama beberapa kawan nekat lompat ke laut untuk selamatkan diri.
ABK tersebut mengunkap dirinya disalurkan oleh salah satu agen yang berlokasi di Tegal, Jawa Tengah.
Perusahaan tersebut adalah perusahaan yang sama yang menyalurkan Herdianto, ABK Indonesia yang meninggal dan dilarung di laut Somalia oleh kapal berbendera China, Luqing Yuan Yu 623.
Awalnya Mashuri memang berniat mencari kerja, ia pun mendapatkan tawaran kerja di sebagai ABK kapal ikan di luar negeri.
Ia hanya lulusan SMA, dan tawaran tersebut membuatnya tertarik lantaran tak dipungut biaya dan mendapatkan bayaran dengan dollar Amerika.
Akhirnya, pria asal Lumajang, Jawa Timur itupun mengontak salah satu perusahaan penyalur tenaga kerja yang ada di Tegal.
Baca Juga: Identitas Sudah Ketahuan, Kapolda Sebut Penyerang Pos Polisi Paniai Warga Sekitar

ABK Indonesia di Kapal Fu Yuan Yu 1218 berbendera China. Mashuri kedua dari kanan.