Follow Us

Klaim Sudah Penggal Lebih dari 100 Orang, Algojo ISIS Mengaku dapat Bayaran Segini untuk Setiap Kepala yang Sudah Terpenggal

Dwi Nur Mashitoh - Sabtu, 08 Februari 2020 | 12:45
Ilustrasi- ISIS melakukan eksekusi pemenggalan kepala.
Twitter

Ilustrasi- ISIS melakukan eksekusi pemenggalan kepala.

Pasangan itu ditangkap, setelah pertempuran untuk kubu ISIS terakhir di Baghouz.

Het Laastste mengatakan belum diketahui apakah Haddouchi akan diadili di Suriah, Belgia, atau Prancis karena diduga terlibat dalam serangan di Brussels dan Prancis.

Inilah sosok pria yang diklaim adalah Anouar Haddouchi.
Dailystar

Inilah sosok pria yang diklaim adalah Anouar Haddouchi.

Jika kemungkinan diadili di Irak, tersangka mungkin akan mendapatkan hukuman mati.

Baca Juga: Walaupun Kepada Keluarganya Sendiri, WNI yang Terjangkit Virus Corona di Singapura Tak Mau Dibeberkan Identitasnya

Pria 35 tahun itu, berbasis di Birmingham Inggris sampai 4 tahun sebelum pindah ke Suriah dan berperan sebagai algojo ISIS.

Selama karirnya sebagai algojo dia telah memenggal lebih dari 100 kepala di alun-alun pasar pusat kota di Raqqa.

Menurut BBC, Haddouchi dan istrinya bergabung dengan ISIS pada September 2014.

Setelah mereka meninggalkan Birmingham, pasangan itu meninggalkan kredit pajak di perumahannya di Birmingham.

Baca Juga: Diduga Sudah Terinfeksi Sejak dalam Kandungan, Bayi Ini Dinyatakan Positif Virus Corona Setelah 30 Jam Lahir ke Dunia, Dokter Sebut Kemungkinan Rute Baru Penyebaran Virus

Rumah itu kemudian diserahkan kepada Mohamed Abrini dari Belgia-Maroko.

Abrini sendiri juga salah satu kelompok teror di mana dia terlibat dalam serangan Paris 2015 yang menewaskan 130 orang.

Source : Intisari Online

Editor : Sosok

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest