"Tidak ada yang mendengarkan kami permohonan. Bagaimana kami akan mengirimkan jumlah itu," tambahnya.
Dia mengklaim bahwa departemen kelistrikan tampaknya menyerahkan tagihan satu daerah kepadanya.
"Saya telah berlari dari tiang ke tiang tetapi tidak ada yang mendengarkan."
"Tampaknya departemen kelistrikan meminta saya membayar tagihan untuk seluruh Hapur," tambahnya.
Shamim juga telah pergi ke kantor perusahaan listrik untuk mengeluh, namun tidak ada yang mau mendengarkan keluhannya.
Hingga akhirnya masalah tersebut berhasil diselesaikan setelah departemen listrik mengatakan ada beberapa kesalahan teknis, dan itu bukan masalah teknis.
Insinyur Ram Sharan juga meyakinkan bahwa departemen akan memperbaiki tagihan tersebut.
Pada 2017 silam, seorang pria dari Jambadpur, Jamshedpur juga mengalami hal yang sama.
Ia menerima tagihan listrik hingga 380 miliar rupee atau setara Rp 76 triliun.