Diduga Makan 9 Ekor Burung Merpati Milik Warga, Seekor Kucing Digantung di Pohon, Pelaku Diburu Polisi Usai Fotonya Viral di Media Sosial

Foto seekor kucing yang diduga digantung karena memakan 9 ekor burung merpati milik seorang warga viral di Facebook. Facebook
Foto seekor kucing yang diduga digantung karena memakan 9 ekor burung merpati milik seorang warga viral di Facebook.

Sosok.id - Penyiksaan terhadap kucing marak terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Sebut saja kasus beberapa kucing yang tewas setelah ditembak mati, hingga kasus kucing tewas usai dicekoki minuman keras.

Semua kasus tersebut diketahui setelah foto maupun videonya beredar di media sosial dan menjadi viral.

Baru-baru ini, foto yang menunjukkan seekor kucing yang diduga tewas setelah digantung oleh seseorang viral di media sosial.

Baca Juga: Tak Hanya Dikurung di Kandang Kucing, Bocah 5 Tahun Ini Juga Disiksa dan Disiram Air Mendidih Hingga Tewas oleh Ayah dan Ibu Kandungnya, Begini Kisahnya yang Menyedihkan

Sebuah unggahan dugaan penyiksaan kucing yang dilakukan akun Facebook Dewa Candra mendapat kecaman di Bali.

Foto tersebut dikirim ke sebuah grup Facebook Komunitas Merpati Karangasem (KMK), pada Sabtu (14/12/2019) lalu.

Dalam foto itu, tampak seekor kucing berwarna putih yang seperti digantung menggunakan tali di sebuah pohon.

Dalam keterangannya, ditulis dengan bahasa Bali yang artinya:

Baca Juga: Diciduk Polisi, Begini Pengakuan Pelaku yang Cekoki Kucing dengan Ciu Hingga Tewas : Sengaja Pengin Lihat Reaksi Warganet

"Ini ternyata yang memakan burung merpati saya pantesan terus hilang tanpa jejak, 9 ekor makan merpati.

Sudah sejak seminggu saya intai," tulis Dewa Candra.

Sontak postingan tersebut mendapat beragam komentar dan kebanyakan menyayangkannya.

Terkait dugaan penyiksaan hewan tersebut, Bali Animal Defender bersama Bali Cat Lovers akan melaporkan akun Facebook Dewa Candra ke Polda Bali, Senin (16/12/2019).

Baca Juga: Hingga Kelejotan, Seekor Kucing Dicekoki Ciu Sampai Sekarat, Pecinta Hewan dan Warganet Serbu ke Lokasi Kejadian

"Kami laporkan karena kekerasan dan penyiksaan terhadap hewan," kata anggota Bali Cat Lovers, Junian Christina, di Mapolda Bali.

Junian mengaku kecewa dengan apa yang dilakukan oleh pemilik akun Dewa Candra tersebut.

Jika memang merasa kesal, harusnya kucing tersebut diusir saja dan tidak disiksa seperti itu.

"Ini viralnya di sosmed, kita laporkan ke tim dari cyber crime (Polda Bali) untuk mengetahui posisi di pelaku," katanya.

Baca Juga: Sok Kuat! Kawini 5 Betina dalam Semalam, Kucing Jantan Ini Sekarat Sampai Harus Dilarikan ke Rumah Sakit

Ia mengaku alasan melaporkan kasus ini juga untuk memberi efek jera kepada pelaku.

Sementara itu, Ketua Bali Animal Defender, Joviana Immanuel Calvary mengatakan, di Bali sepanjang tahun 2019, dari catatannya, ada 19 kasus penyiksaan terhadap binatang.

Dari angka tersebut, delapan kasus sudah P21 atau rampung.

"Sisanya penyeldikan," katanya.

Baca Juga: Kepergok Ketua RT Lagi Cacah Daging, Pemulung di Lampung Ngaku Makan Kucing Sebagai Pengganti Nasi

Kasus penganiayaan tersebut kebanyakan dilakukan kepada anjing.

Jadi, ada yang ditembak, dipukul pakai palu, penyiksaan di kandang sempit dan dibunuh perlahan.

"Macam-macam alasan, ada yang bilang nakal. Ia hukum anjingnya hingga mati.

Ini semua di Bali, meliputi Karangasem, Bangli, Gianyar," katanya.(Kompas.com/Imam Rosidin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Kucing Disiksa dengan Digantung di Bali, Pengunggah Foto Dipolisikan"

Video Pilihan

POPULAR

TAG POPULAR