Sosok.ID - Alami gangguan jiwa artis peran yang tak terdeteksi awalnya, membuat artis cantik ini sempat putus asa.
Bahkan ia nyaris berulang kali melakukan percobaan bunuh diri.
Hingga akhirnya orang yang pertama kali memergokinya mencoba mengakhiri hidupnya adalah san ibu.
Tak menyangka sang anak akan melakukan hal senekat itu membuat sang ibu kaget.
Sang ibu tak menyangka apa yang akan diperbuat anaknya tersebut, sebab sang anak terlihat selalu ceria.
Artis peran ini memang mengaku orang yang sangat ceria dalam kesehariannya.
Awalnya memang tak merasakan perasaan apa-apa, bahkan orang yang ceria seperti artis ini pun ternyata mengidap gangguan mental tersebut.
Gangguan mental ini disebut sebagai Borderline Personality Disorder (BPD).
Pengidap BPD juga tak mengetahui apa yang sedang ia alami dan rasakan.
Namun perihal permasalahan yang diidapnya tersebut tidak diceritakan kepada orang lain.
Bahkan apabila sudah memuncak, pengidap BPD tersebut akan nekat melukai dirinya sendiri.
Gangguan mental tersebut ternyata dialami oleh artis peran yang dikelan dengan kecantikannya dan keceriaan pribadinya.
Dilansir dari Kompas.com, Ariel Tatum membenarkan apa yang ia alami saat itu.
Ia mengaku pernah kepergok sang ibu saat berniat untuk mengakhiri hidupnya.
"Orang pertama yang tahu itu mama aku. Mama aku kaget karena enggak nyangka," kata Ariel di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019) yang dikutip dari Kompas.com.
Ariel mengaku selalu ceria dalam hidupnya hingga suatu saat ia nekat ingin bunuh diri sampai ketahuan sang ibunda.
"Aku orangnya tertutup masalah itu, sampai akhirnya orangtua tahu," kata Ariel, dikutip dari Kompas.com.
Ariel juga mengaku dalam setiap masalah yang ia alami, ia termasuk orang yang tertutup.
"Aku orangnya tertutup masalah itu, sampai akhirnya orangtua tahu," kata Ariel, dikutip dari Kompas.com.
Perasaan berat menghadapi masalah-masalahnya itu membuat Ariel secara sembunyi-sembunyi nekat untuk melukai dirinya sendiri.
Agar tak terlihat oleh orang banyak, ia nekat melukai di bagian tubuh yang tak terlihat oleh orang lain.
"Jadi aku merasa kayak takut saat itu," ujar Ariel.
Dalam proses penyembuhan hingga menjadi seperti sekarang ini, Ariel Tatum mengalami banyak sekali halangan.
Namun, di balik itu, yang paling berpengaruh besar akan proses terapi penyakit Borderline Personality Disorder (BPD) atau kepribadian ambang akut adalah diri sendiri.
"Seribu orang yang ngomong 'eh jangan sedih, jangan ini itu', semua itu kita butuh. Cuma satu-satunya yang bisa mengubah diri kita adalah diri sendiri," kata Ariel di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).
Menurutnya orang terdekat sangat mempengaruhi kesembuah pengidap penyakit BPD tersebut.
Tanpa terkecuali apabila ada sosok pasangan atau kekasih.
"Kalau aku pribadi sih aku lagi enggak ada pasangan, ya. Jadi aku enggak bisa relatable. Jadi, buat aku cuma keluarga sama sahabat sahabat saja," ujar Ariel.
Setelah kepergok ibunya saat akan melakukan bunuh diri, Ariel pun memberanikan diri untuk ke psikiater.
Adapun, Ariel menyadari ada gangguan mental yang dialaminya sejak usia 13 tahun.
Selama itu, Ariel mencoba mencari tahu apa sebenarnya penyakit yang diidapnya.
Dalam proses tersebut, Ariel Tatum banyak didiagnosa mengidap bipolar hingga trauma past life.
Namun, Ariel Tatum akhirnya menemukan psikiater yang tepat dan ditemukan penyakitnya adalah BPD.
Selama itu, Ariel mencoba mencari tahu apa sebenarnya penyakit yang diidapnya.
Dalam proses tersebut, Ariel Tatum banyak didiagnosa mengidap bipolar hingga trauma past life.
Namun, Ariel Tatum akhirnya menemukan psikiater yang tepat dan ditemukan penyakitnya adalah BPD. (*)