Dalam perjalanan pulang, teman-teman Ai tiba-tiba melemparkan telur, menelanjanginya, melumurinya dengan tinta, mengikatkannya ke tiang listrik, dan memukulinya memakai bambu.
Bibi Ai, Chen Xiaomin mengatakan karena tak tahan dengan perlakuan teman-temannya, dia pun lari dengan hanya mengenakan celana dalam dan berlumur tinta.
Dia lari menuju jalan raya dekat rumahnya, dan ditabrak mobil yang tengah melintas setelah melompati pagar pembatas.
Chen dan temannya yang kaget segera menghentikan ambulans di jalan rayat itu dan membawanya ke rumah sakit.
Di sana Ai diketahui menderita retak di tengkorak.
Selain itu dia juga mengalami pendarahan di bagian otak.
"Dia begitu terjepit dan tak punya pilihan lain selain berlari ke jalan raya," ratap Chen.
Chen melanjutkan, semua yang terlibat dalam aksi prank itu merupakan teman baik Ai.
Namun lelucon mereka telah menyakiti keluarga di hari bahagia pria 24 tahun tersebut.