"Pekerjaan kami dengan para pihak untuk meluncurkan proses gencatan senjata resmi sedang berlangsung. Kami tetap berharap bahwa semua yang terlibat dalam konflik akan datang ke meja dan mengutamakan Yaman dan kepentingan terbaik mereka," tambah Griffiths.
Sebelumnya pada Sabtu 28 Maret 2020 Riyadh diserang rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houthi dengan dukungan Pengawal Revolusi Iran.
Namun serangan itu dapat dihalau pertahanan udara Saudi akan tetapi sisa-sisa rudal menghujam ke pemukiman penduduk.

Sisa rudal balistik Houthi yang bombardir Riyadh
Pada hari ini Arab Saudi menunjukkan sisa-sisa rudal Houthi yang digunakan untuk menyerang mereka. (Seto Aji/Sosok.ID)