"Masih dalam tahap penyidikan dan penyelidikan," katanya, Senin (2/3/2020).
Praka Bambang sudah membuat laporan kepada Polsek untuk proses hukum selanjutnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Medan, Praka Bambang dianiaya lantaran menolak memberikan 2 ekor ayam kepada preman di Pasar Palapa Brayan.
Bermula saat Praka Bambang mengantarkan ayam yang akan dijual oleh saudaranya di pasar.
Kemudian, dia didatangi 2 preman bernama Aban dan Ahmad.
Mereka minta jatah ayam untuk dijadikan cemilan saat pesta minuman keras.
Karena lapak baru buka dan masih berbenah, Praka Bambang belum bisa memenuhi permintaan sang preman dan berjanji akan memberikan ayam jika jualan beres.
Namun, Aban dan Ahmad malah marah.
Praka Bambang pun mengaku dirinya anggota TNI.
Namun hal tersebut tidak dihiraukan komplotan preman.