Kecewa Tak Diterima di SMP Impian Akibat Sistem Zonasi, Seorang Siswa di Pekalongan Bakar Ijazah

Seorang siswa pekalongan bakar belasan piagam
Seorang siswa pekalongan bakar belasan piagam.

Sosok.id - Sistem zonasi yang merupakan sistem baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Indonesia memang telah menuai pro-kontra sejak diterapkan.

Sistem zonasi dianggap membuat prestasi yang telah diraih oleh siswa/siswi menjadi percuma karena tak bisa digunakan untuk mendaftar di sekolah impian mereka.

Siswa/siswi di Indonesia terbatas hanya bisa mendaftar di sekolah-sekolah yang dekat dengan rumah mereka.

Semakin dekat jarak rumah ke sekolah maka semakin besar peluang mereka untuk diterima.

Piagam yang dibakar oleh siswa Pekalongan
Piagam yang dibakar oleh siswa Pekalongan.

Hal itu membuat sebagian siswa/siswi dan orangtua kecewa karena mereka tak bisa bersekolah atau menyekolahkan anak mereka di sekolah impian.

Salah satu siswa yang merasakan kekecewaan itu adalah Y, seorang siswa dari Pekalongan.

Bahkan, ia sampai membakar belasan piagam yang telah susah payah didapatkannya setelah dinyatakan tak diterima di sekolah impiannya.

Kecewa karena tidak diterima di SMP negeri impiannya, Y (12) siswa berprestasi sebuah SD negeri di Pekalongan membakar belasan piagam penghargaan pada Minggu (23/06/2019) lalu.

Aksi ini sempat viral di sosial media.

Video Pilihan

POPULAR

TAG POPULAR