Sosok.ID - Banyak orang menghindari kontak dengan orang lain lantaran tak ingin tertular virus corona.
Bahkan hampir semua negara di dunia terapkan kebijakan yang dianjurkan WHO untuk melakukan social distancing maupun physical distancing.
Hal itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona yang diketahui memang sangat cepat.
Selain itu juga ada imbauan untuk tetap berada di dalam rumah selama 14 hari yang juga merupakan tindakan untuk mencegah tertular virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.
Namun apa yang dilakukan oleh orang lain itu tak sependapat dengan salah satu walikota di Jerman baru-baru ini.
Dirinya pun menyatakan sengaja akar bisa tertular virus corona lantaran memiliki tujuan lain.
Walikota tersebut awalnya memang dinyatakan negatif covid-19 tapi dengan kesadaran dan kesengajaran dirinya sendiri ia berniat untuk terinfeksi virus corona.
Stephan von Dassel, adalah Wali Kota di Distrik Berlin, Jerman yang kini beritanya menghebohkan negara tersebut.

:quality(100)/photo/2020/04/08/2336942155.jpg)
Stephan von Dassel, Wali Kota Distrik Berlin, Jerman, yang menuai kontroversi setelah mengaku sengaja menginfeksi dirinya dengan virus corona.
Ia secara blak-blakan mengaku ingin tertular virus corona pada pekan lalu dengan tujuan tertentu.
Bahkan secara sadar Stephan tak mengindahkan imbauan physical distancing yang diterapkan di Jerman dan melakukan kontak dengan istrinya.
Keputusan kontroversial itupun menuai kritikan banyak orang sebab alasan yang mendasarinya ingin terinfeksi virus corona tak lazim.
Stephan mengaku keinginannya tertular virus corona tersebut lantaran dirinya ingin tetap bisa bekerja di tengah pandemi ini.
Oleh sebab itu, Stephan berpikir bila dirinya tertular dan dinyatakan positif Covid-19 makan imun tubuhnya secara berkala akan kebal dengan virus tersebut.
Melansir dari Oddity Central, Selasa (7/4/2020), Stephan mengklaim bahwa infeksinya ini merupakan bentuk "kontribusi" dalam upayanya memutus mata rantai infeksi.
Dengan kata lain dirinya ingin imunitas tubuhnya kebal dari virus yang disebut-sebut berasal dari hewan liar itu hingga dirinya bisa bekerja seperti biasa dan tak khawatir akan tertular.
Namun ternyata pandangannya itu keliru besar, hingga akhirnya Stephan menyerah dengan kondisi tubuhnya saat diserang virus corona.
Peneliti Temukan Virus Corona Bertahan Selama Seminggu di Permukaan maker bedah.
Iapun mengakui secara terang-terangan meremehkan paparan virus corona di dalam tubuhnya tersebut.
"Sakit saya ternyata lebih lama dari yang diperkirakan," kata dia, dikutip dari Oddity Central.
Padahal rencana awalnya saat ingin terinfeksi virus corona, dalam tiga hari pertama setelah tertular dirinya akan melakukan segala cara pengobatan untuk bisa sembuh.
Dan hari berikutnya pun dirinya bisa kembali bekerja seperti semula dengan sistem imun tubuh yang telah kebal dari virus tersebut.
Ternyata semua perkiraan dan rencana yang telah ia buat itu gagal total.
"Saya tidak akan tertular dan tak bakal menularkannya ke orang lain. Namun, penyakit ini ternyata lebih parah dari yang saya bayangkan," ujar dia.
Pernyataan itupun membuat masyarakat heboh terutama di dunia maya hingga ada pendapat bahwa Wali Kota itu tak bertanggung jawab.
Pandangan terhadap dirinya yang dianggap tak bertanggung jawab itu lantaran Stephan disebut tak mengindahkan imbauan semua pihak termasuk WHO.
Tapi ia pun bersikeras bahwa langkah yang ia pilih untuk tertular virus corona ini sangat bertanggung jawab.
"Saya masih dan tetap akan dikarantina hingga saya dinyatakan sembuh sepenuhnya," ujar Von Dassel pada Rabu (1/4/2020).
Dalam keterangan yang dirilis Kantor Berlin Mitte, hidup dengan orang yang positif terpapar virus corona "hampir tidak terhindarkan".
"Karena infeksi di tengah karantina selama 14 hari hampir tidak terhindarkan, maka saya bertanggung jawab untuk menghadapinya," kilah Von Dassel, dikutip dari Berlin Mitte. (*)