Dukung Mantan Rival, Riuh Tepuk Tangan Audiens Sambut Jokowi Isyaratkan Sandiaga Uno Bakal Jadi Penggantinya di Pilpres 2024

Senin, 20 Januari 2020 | 12:30
Kompas.com/BPMI Setpres/Kris

Sandiaga Uno (Kiri), dan Presiden Joko Widodo (Kanan)

Sosok.ID - Presiden Joko Widodo dan Sandiaga Uno dikenal sebagai rival pada Pilpres 2019.

Keduanya bersaing untuk meraih posisi presiden RI dan Wakil Presiden RI periode .

Meskipun begitu, dalam sebuahpelantikan jajaran pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Presiden Joko Widodo sudah mengisyaratkan sosok penggantinyadi tahun 2024.

Sosok tersebut adalah mantan rivalnya di Pilpres 2019 yakni Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno.

Baca Juga: Kepincut Cinta Pimpinan Bandar Narkoba, Wanita 21 Tahun Ini Jadi Bos Lambang Kematian Pembunuh Bayaran Terkejam, Bagian dari Kartel Terbesar Paling Berbahaya di Meksiko

Jokowi memberi isyarat tersebut saat meresmikan pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Jokowi dan Sandiaga yang sama-sama pernah menjadi kader HIPMI datang ke acara tersebut.

Begitu tiba di tempat acara, Jokowi langsung menyalami Sandiaga.

Para kader HIPMI yang menyaksikan pun bertepuk tangan sembari mengabadikan momen tersebut dengan ponsel masing-masing.

Baca Juga: Polemik Kepergian Mantan Istri Belum Kelar, Sule Kabarkan Pernikahan Keduanya di Tahun Ini, Pertunangannya Disebut Bakal Digelar Tinggal Beberapa Hari Saja

Saat berpidato, Jokowi kembali memberikan penghormatan kepada Sandiaga.

Saat itu, Jokowi mengaku hanya mengenal satu mantan Ketua Umum HIPMI yang hadir, yakni Sandiaga.

Padahal saat itu hadir pula mantan Ketua HIPMI yang juga politisi senior dari partai koalisi pemerintahan yakni Agung Laksono.

"Yang saya hormati senior-senior HIPMI, mantan ketua umum yang tidak bisa saya sebut satu persatu. Yang hapal saya hanya satu. Bapak Sandiaga Uno (sandiaga berdiri). Hati-hati 2024," ujar Jokowi kepada Sandiaga.

Baca Juga: Hidup Kerdil Bertahun-Tahun Hanya Makan Nasi dan Cabe Demi Selamatkan Nyawa Saudaranya, Wanita Berhati Mulia Ini Meninggal Dunia

Ucapan Jokowi tersebut langsung disambut sorak sorai dan tepuk tangan para kader HIPMI yang hadir.

Jokowi berseloroh bahwa ada kader HIPMI yang hadir dalam acara tersebut akan menjadi kandidat capres di Pemilu 2024.

Namun, Jokowi tak menyebut namanya.

Ia hanya memberikan isyarat bahwa calon kuat penggantinya sebagai presiden ialah yang barusan berdiri.

Baca Juga: Baru Rampung Pindah Makam Mantan Istri, Sule Dikabarkan Bakal Nikah April 2020, Kuasa Hukum: Rencananya Bulan Januari Tunangan

Sementara, hanya Sandiaga yang baru saja berdiri saat Jokowi berpidato.

Saat itu Jokowi mengaku hanya mengenal satu mantan Ketua Umum HIPMI yaitu Sandiaga Uno yang menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

"Bahwa yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya. Dan saya meyakini itu. Tapi saya tidak menyebutkan orangnya siapa. Hanya tadi yang baru saja berdiri tadi (Sandiaga) kira-kira," ujar Jokowi lantas disambut tepuk tangan kader HIPMI.

Sandiaga pun menilai pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengisyaratkan dirinya bakal menang di Pilpres 2024 hanya candaan.

Baca Juga: Dengan Amati Kebiasaan Majikan Main Ponsel, Seorang TKI Buka Brangkas Dan Gasak Uang Rp 135 Juta, Hidangkan Air Kencing Hingga Darah Haid Demi Sihir Bosnya!

Hal itu disampaikan Sandiaga merespons pernyataan Jokowi saat meresmikan pelantikan BPP (HIPMI) di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

"Ya mungkin Pak Presiden guyon (bercanda) ya tadi. Atau mungkin Pak Presiden ingin membesarkan hati saya. Pak Presiden orangnya baik," ujar Sandiaga yang juga hadir dalam acara tersebut.

Sandiaga pun mengatakan Pemilu 2024 masih jauh.

Ia menilai yang terpenting saat ini mereka yang berkeinginan maju di Pilpres 2024 harus menunjukkan kerja nyata terlebih dahulu.

Baca Juga: Diisukan Gelontorkan Dana Hingga Miliaran Rupiah untuk Resepsi Pernikahan, Artis Cantik Ini Mantap Nikahi Duda Anak Satu Meski Beda Usia 17 Tahun

Ia menambahkan yang terpenting baginya saat ini ialah melakukan segala hal yang dapat membantu perekonomian Indonesia.

Ia juga meminta semua pihak tak lagi berseteru lantaran Pilpres telah usai.

"Kita menjaga persatuan kita. Kenapa saya hadir di sini juga saya ingin menunjukkan kepada seluruh rekan-rekan HIPMI bahwa pemilu sudah selesai. Proses politik sudah selesai. Sekarang saatnya kita bersatu membangun bangsa," ujar Sandiaga.

Sementara itu, menanggapi pernyataan Jokowi tersebut, Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, prediksi Presiden bukan hal mustahil.

Baca Juga: Baru Injak Usia 10 Tahun, Bocah Ini Dipaksa Nikahi Sepupu Kandungnya yang Berusia 22 Tahun dengan Iming-iming Mahar Rp 125 Juta

Sebab, kata dia, Sandiaga sudah berpengalaman pada Pilpres 2019, atau saat ia menjadi cawapres Prabowo Subianto.

"Mungkin salah satunya ada Pak Sandi yang kebetulan sudah pernah menjadi cawapres. Ya, mungkin persyaratan formal semuanya sudah dilewati, tentunya pasti prospek untuk mencalonkan jadi capres bukanlah hal yang mustahil," kata Dasco di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Apalagi, menurut Dasco, tiap warga negara punya hak untuk memilih dan dipilih.

Dia mengatakan, selama orang tersebut memenuhi syarat menjadi capres/cawapres, tak ada alasan bagi pihak mana pun untuk menghalang-halangi.

Baca Juga: 3 Tahun Menikah Berakhir Perceraian, Presenter Ini Punya Anak Tapi Tak Diakui sang Mantan Suami, Bahkan Disebut Anak Kucing

"Tiap warga negara yang mempunyai hak dan kedudukan yang sama, apalagi kemudian memenuhi persyaratan secara formal untuk maju menjadi capres ya, tentunya boleh. Jadi secara normatif apa yang disampaikan Pak Presiden Jokowi itu tidak salah," kata Dasco.

Namun, Dasco menyebut Gerindra belum membahas soal pencapresan 2024. Ia mengatakan, akan ada saatnya bagi Gerindra membicarakan hal tersebut. (Rakhmat Nur Hakim/Diamanty Meiliana)

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Presiden Jokowi Isyaratkan Sandiaga Jadi Penggantinya"

(*)

Editor : Seto Ajinugroho

Sumber : Kompas.com

Baca Lainnya