Tak ingin menyebabkan kekacauan di tengah pandemi, dan khawatir bertemu orang dengan penyakit bawaan, Cita Citata mengabaikan permintaan manajemen.
"Kebayang ngga sebegitu bahayanya saya bisa menyebarkan ini virus apalagi kalau ada orang disana yang punya penyakit yang parah dan kena gara2 saya," sambungnya.
Cita Citata bahkan diancam oleh mantan manajernya. Menyebut tak akan menutup uang produksi.
Namun keputusan Cita Citata untuk tidak berangkat bekerja pun sudah bulat. Ia yakin rezeki bisa datang dari sumber mana pun.
"Pandemic ini adalah force majeure jadi yang katanya manager saya si bung bersihkeras untuk tetap berangkat," ujarnya.
"Ngancem duit di kembalikan dan ngga mau nutupin uang produksi team (i don’t mind anyway) saya bisa kasih rezeki datang dari mana aja .. tapi oy ini nyawa orang loh !!" tegasnya.
Bahkan kini kondisi CT Cita Citata menjadi semakin rendah dibanding dengan CT awal, yang mana kini potensi penularan lebih besar.
Ia pun tak setuju jika disebut tidak profesional, sebab dirinya justru mengedepankan keselamatan banyak orang.
"Dan sampe saat ini CT saya di PCR makin turun sampe 21 .. jadi kalau ada bahasa big scale saya ngga professional sangat tidak rasional," tulis Cita.
Kekecewaan yang membuncah membuat Cita Citata memutuskan untuk hengkang dari manajemen dan berhenti bekerja dengan sang manajer.