Sosok.ID - Rusia sebenarnya sedang merasa terancam akan kehadiran NATO yang sudah mengelilingi perbatasan tanah airnya.
Tak heran bila Rusia acapkali mencak-mencak bila ada latihan militer NATO.
Pasalnya latihan tersebut sangat meper dengan garis perbatasan Rusia.
Kini untuk jaga-jaga Rusia sedang melakukan manuver.
Baca Juga: Amerika Mulai Bergerak, Dua Tokoh Junta Militer Myanmar Dijatuhi Sanksi
Satu batalion sistem pertahanan udara S-400 Triumf akan mulai bertugas di Pulau Sakhalin, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Sabtu, 20 Februari lalu.
"Pada 24 Februari, pesonel tempur dari sistem pertahanan udara S-400 Triumf dari Resimen Rudal Pertahanan Udara Distrik Militer Timur akan bertugas untuk memberikan perlindungan bagi perbatasan Timur Rusia," kata Kementerian Pertahanan, seperti dikutipTASS.
Sistem pertahanan udara tersebut dirancang untuk menghancurkan pesawat, rudal jelajah dan balistik, termasuk misil jarak menengah.
Tapi, S-400 Triumf juga dapat digunakan untuk tujuan dasar yakni bisa menyerang target pada jarak hingga 400 km dan ketinggian sampai 35 km.