Follow Us

Peduli Tubuhmu Meninggal Saat Olahraga, Ini 7 Cara Agar Jangan Sampai Mengalami Kematian Mendadak Saat Berada di Lapangan Olahraga

Seto Ajinugroho - Senin, 20 April 2020 | 11:50
Peduli Tubuhmu Meninggal Saat Olahraga, Ini 7 Cara Agar Jangan Sampai Mengalami Kematian Mendadak Saat Berada di Lapangan Olahraga
San Francisco Chronicle

Peduli Tubuhmu Meninggal Saat Olahraga, Ini 7 Cara Agar Jangan Sampai Mengalami Kematian Mendadak Saat Berada di Lapangan Olahraga

Sosok.ID - Di tahun 2011, Wes Leonard dari Michigan, bintang bola basket sekolah menengah berusia 16 tahun pingsan dan meninggal setelah memenangkan timnya.

Dua hari kemudian, pemain rugby Colorado, Matthew Hammerdorfer, 17, meninggal setelah sebuah bola mengenai dadanya.

Otopsi mengungkapkan bahwa kedua anak laki-laki itu meninggal karena komplikasi jantung yang membesar.

Perkiraan henti jantung tidak hanya mencakup kematian yang berhubungan dengan penyakit jantung, tetapi juga kematian akibat tenggelam dan trauma lain serta yang disebabkan oleh sindrom kematian bayi mendadak dan yang terkait dengan penyebab pernapasan.

Jumlah anak yang mengalami kematian mendadak selama kegiatan olahraga diperkirakan kurang dari 750 setiap tahun.

Tetapi pada atlet muda, lebih dari setengah kematian mendadak disebabkan oleh penyakit jantung yang mendasarinya, menurut sebuah penelitian di jurnal Circulation. Penyebab paling umum adalah kondisi genetik yang disebut hypertrophic cardiomyopathy (HCM), tetapi itu bukan satu-satunya.

Menurut Minneapolis Heart Institute Foundation, pusat penelitian terkemuka di lapangan, ada lebih dari 30 penyebab kematian mendadak pada atlet.

Lainnya termasuk masalah jantung sejak lahir; kelainan yang memengaruhi ritme jantung dan 15 jenis penyakit terkait jantung lainnya, serta masalah kesehatan lainnya seperti asma, stroke panas, dan penggunaan narkoba.

Halaman Selengkapnya

Source : intisari

Editor : Sosok

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest