Pertahanan Asia Pasifik 'Pincang' Gara-gara Covid-19 dan Konflik Laut China Selatan, Teroris Pemenggal Kepala Makin Merajalela Nyaris Tanpa Lawan

Bergerak Senyap di Antara Hiruk Pikuk Konflik Laut China Selatan, Kelompok Teroris yang Tak Segan Penggal Kepala Korbannya Ini Kini Kian Beringas di Laut Asia Pasifik philippineslifestyle.com
Bergerak Senyap di Antara Hiruk Pikuk Konflik Laut China Selatan, Kelompok Teroris yang Tak Segan Penggal Kepala Korbannya Ini Kini Kian Beringas di Laut Asia Pasifik

Sosok.ID - Ternyata ada sekelompok teroris yang sedang bersuka cita karan pandemi Covid-19 dan konflik di Laut China Selatan.

Kelompok teroris yang terkenal suka memenggal kepala korbannya tersebut makin beringas dengan aksi keji meningkat dua kali lipat dalam beberapa bulan terakhir.

Banyak yang menduga pemicunya adalah semakin lengahnya para petugas yang menjaga keamanan laut di kawasan Asia Pasifik.

Selain karena tersedot oleh konflik di Laut China Selatan, perhatian dan dana pertahanan kebanyakan negara Asia Pasifik juga teralihkan untuk penanganan waban Covid-19.

Baca Juga: Tak Terima 'Didepak' China untuk Dapatkan Haknya di Laut China Selatan, Malaysia Tegur China dengan Hal Ini Agar Tak Semena-mena

Ya, seperti kita ketahui, wabah Covid-19 memaksa WHO mengeluarkan status pandemi pada bulan Maret lalu.

Merebaknya penyakit ini mulai menunjukkan bahwa masalah kesehatan punya kaitan yang erat pada aspek sosial dan politik.

Kondisi maritim di kawasan Asia Pasifik jadi jadi salah satu yang terdampak.

Wilayah strategis ini sekarang menghadapi banyak tantangan di tengah banyaknya insiden di wilayah perairan.

Halaman selanjutnya...

Video Pilihan

POPULAR

TAG POPULAR