Dalam keterangannya, disebutkan bahwa tulang punggung manusia yang digunakan dalam tas tersebut berasal dari bocah-bocah penderita osteoporosis.

Tas terbuat dari tulang punggung bocah penderita osteoporosis yang dibuat Arnold Putra.
Arnold Putra mengatakan akun tersebut tidak dipegang langsung olehnya.
Baca Juga: Ahli Virus Sebut Musim Panas Akan Akhiri Pandemi, Tapi Dengan Satu Syarat!
Tetapi, kepada Insider, Arnold Putra mengatakan memiliki kontribusi terhadap akun tersebut.
Sayangnya Arnold Putra enggan mengkonfirmasi saat dicecar pertanyaan web tersebut apakah tulang punggung tersebut benar-benar milik seorang anak manusia.
Namun para ahli menilai bahwa pegangan tas tersebut memang tulang punggung bocah.
Putra mengatakan, tulang-tulang itu didapat dari sumber medis di Kanada yang dilengkapi dengan surat-surat.
Ia menyebut bahwa material tersebut berasal dari perusahaan yang memiliki izin untuk memperdagangkan spesimen manusia yang disumbangkan untuk ilmu kedokteran tetapi kelebihan stok.
Melansir dari Kompas.com, Arnold Putra sendiri dikenal sebagai perancang busana yang memiliki gaya hidup flamboyan.