Sosok.ID - Aksi biadab dilakukan oleh sejumlah pria kepada remaja perempuan berusia 15 tahun.
Ironisnya, perempuan itu merupakan seorang penyandang disabilitas.
Peristiwa keji dilakukan oleh 8 orang pelaku, terjadi di Manado, Sulawesi Utara.
Dilansir dari Kompas.com, Minggu (4/7/2021), salah seorang pelaku menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
Sementara tujuh lainnya tertembak saat mencoba melarikan diri.
Remaja perempuan itu, diperkosa oleh pelaku sebanyak 3 kali di 3 tempat berbeda.
Tak hanya hanya sekali, pelaku melakukan tindakan keji tersebut sebanyak 3 kali di 3 tempat berbeda.
Kronologinya, tersangka CH yang merupakan sopir angkot mulanya mendatangi korban untuk mengajaknya jalan-jalan.
Korban lantas dibawa ke sebuah Desa Kalasey untuk disetubuhi.
Usai melakukan aksinya, tersangka CH membawa dan menurunkan korban di sekitar Terminal Malalayang.
Tak lama kemudian, datang tersangka SE dan mengajak korban ke sebuah bekas bengkel di Kelurahan Malayang Dua.
Di tempat tersebut, ada beberapa teman SE yang sedang bermain judi sambil mengonsumsi minuman keras (miras).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, korban disetubuhi secara bergiliran oleh para pelaku.
"Korban lalu disuguhi miras, selanjutnya disetubuhi oleh SE dan teman-temannya secara bergilir hingga keesokan paginya," ungkapnya.
Ketika 8 pelaku dihadirkan di depan korban, remaja disabilitas itu tampak histeris.
Korban mengingat betul wajah para pelaku yang merenggut kehormatanya.
"Walaupun sempat diacak, korban itu masih ingat, walaupun dia disabilitas, tapi daya ingatnya cukup besar," ujar Sofyan Jimmy Yosadi, dikutip dari Tribunnews.com.
"Dia dengan jelas menunjuk, bahkan sampai menangis histeris, menunjuk-nunjuk 'itu dia'. Mungkin ada beberapa orang," pungkas Sofyan. (*)