Runi Khatun, Seorang Wanita dengan Isi Perut Seharga Rp 924 Juta

Jumat, 26 Juli 2019 | 13:32
Capture Daily Mail Online Video

Runi Khatun, Seorang Wanita dengan Isi Perut Seharga Rp 924 Juta

Sosok.id - Runi Khatun (26) tak sadar tentang kebiasaan buruk yang sudah ia lakukan sejak masih kanak-kanak.

Dilansir dari Daily Mail, Kamis (25/72019), Runi mengalami mual dan muntah setelah makan.

Ia kemudian dibawa ke rumah sakit negara bagian Benggala Barat, India.

Kejadian tersebut pada 16 Juli silam, ketika dibawa ke Rumah Sakit keadaanya kurus dan lemah.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tim dokter menemukan benda asing bersarang di perut wanita tersebut.

Baca Juga: Ngirit, Di Tempat Ini Bisa Bayar Makanan Pakai Sampah Plastik

Dilakukan operasi pengangkatan benda-benda tersebut.

Mencengangkan, kata itu yang bisa gambarkan ketika benda-benda itu berhasil diambil dari perut sang wanita.

Dilaporkan dokter mengeluarkan 69 rantai, 80 anting-anting, 46 koin, 8 liontin, 11 cincin hidung, 4 kunci, 5 gelang kaki, dan satu jam tangan dari perut Runi.

Ibu dari Runi Khatun akhirnya angkat bicara, ia mengatakan memang banyak benda-benda itu mulai menghilang dari rumah mereka.

Tapi ia tak tahu bahwa benda-benda itu ternyata ditelan oleh Runi Kahatun, anaknya sendiri.

Baca Juga: Ini Identitas Polisi yang Sedang Viral Karena Gelantungan di Kap Mobil Demi Hentikan Pengendaranya

Dokter menambahkan bahwa benda-benda tersebut kebanyakan terbuat dari tembaga dan kuningan.

Kepala departemen bedah di Sekolah Tinggi dan Rumah Sakit Medis Pemerintah Rampurhat, Dr. Siddharta Biswas, mengatakan pasien itu tidak bisa makan makanan.

Dia mengatakan, "Pasien tampak lemah dan kurus pada saat dia dirawat di rumah sakit," katanya.

“Jumlah albumin dan hemoglobinnya sangat rendah sehingga kami tidak bisa segera melakukan operasi.

“Kondisinya sangat kritis sehingga dia membutuhkan setidaknya lima botol darah.

Baca Juga: Fenomena Tempelkan Es Lilin ke Organ Kewanitaan Akibat Gelombang Panas di Eropa

Selama seminggu dilakukan perawatan intensif karena Runi tak dapat makan secara normal.

Jadi tim dokter harus mengelola Total Parenteral Nutrition (TPN) untuk menyuntikkan makanan secara artifisial melalui mulut Runi.

Setelah perawatan selama seminggu dari awal ia masuk Rumah Sakit barulah tim dokter berani melakukan operasi pengangkatan benda asing tersebut.

"Jika kita tidak mengoperasi dia lebih awal, dia tidak akan selamat," kata Biswas.

Berjalan hampir satu jam lima belas menit , tim dokter mampu mengeluarkan sebagian besar logam dan perhiasan dari perut Runi.

Akhirnya benda-benda tersebut berhasil dikeluarkan oleh tim dokter.

Dilansir dari laman Daily Mail, benda-benda tersebut senilai Rp 924 Juta.(*)

Editor : Seto Ajinugroho

Sumber : Daily Mail

Baca Lainnya