Indonesia Perlu Jaga Kestabilan APBN, Sri Mulyani: Kalau Tetap Kurang, Ya Utang! Cari Utang yang Baik!

Menteri Keuangan Sri Mulyani Instagram @smindrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Sosok.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjawab kritikan tentang utang pemerintahan.

Diketahui, pandemi Covid-19 menyebabkan utang indonesia melonjak tajam. Memicu reaksi beragam dari masyarakat dan bahkan pakar.

Kendati demikian selalu ada alasan dibalik utang negara. Sri Mulyani juga kembali menegaskan peran penting utang dalam menjaga keseimbangan APBN.

Anggaran negara memang sering kali dibuat defisit agar ekonomi bisa tumbuh lebih tinggi.

Baca Juga: Terlilit Utang Hingga Dikejar-kejar Debt Collector, Artis Asal Jepang Ini Akhirnya Diselamatkan Ruben Onsu, Begini Kronologinya!

Namun, lanjut dia, negara tak sembarangan dalam mengajukan utang. Selama tujuannya positif dan rasionya tak melebihi produk domestik bruto ( PDB), utang dianggap masih terkendali.

"Kalau ternyata tetap kurang (defisit), ya utang. Agar tidak menyusahkan, cari utang yang baik," kata Sri Mulyani seperti dikutip pada Selasa (1/12/2020).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini membeberkan, hampir tak ada negara di dunia yang tidak mengandalkan utang, tak terkecuali negara-negara maju.

Negara-negara maju juga menutup defisit anggarannya dengan utang, baik utang domestik maupun yang ditarik dari luar negeri.

Baca Juga: Naik 222,67 Miliar Dollar AS sejak 2009, Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Utang Luar Negeri Terbanyak di Dunia

Video Pilihan

POPULAR

TAG POPULAR