Mau Menikah Tapi Tak Punya Biaya, Pemuda Tuban Nekat Merantau ke Gresik untuk Curi 67 Tabung Gas Elpiji 3 Kg

Mualimin (24), pemuda yang nekat curi 67 tabung gas untuk biaya pernikahan. surya.co.id/willy abraham
Mualimin (24), pemuda yang nekat curi 67 tabung gas untuk biaya pernikahan.

Sosok.ID - Seolah sudah menjadi kewajiban bagi setiap pasangan baru untuk menggelar pesta pernikahan.

Untuk menggelar pesta pernikahan sendiri tentunya diperlukan biaya yang tak sedikit.

Tak jarang hal ini membuat para pemuda pusing tujuh keliling mencari cara agar bisa menggelar pesta pernikahan.

Ada yang memilih mencari pinjaman sana-sini, ada pula yang dibantu orang tuanya.

Baca Juga: Viral! Ingin Gelar Pesta Pernikahan Tapi Tak Ada Dana dan Tak Mau Repotkan Orang Tua, PNS Ini Ngemis Rp 200 Juta ke Warganet, Aksinya Panen Hujatan

Namun, ada pula yang memilih untuk mencuri barang seperti yang dilakukan oleh seorang pemuda asal Tuban, Jawa Timur ini.

Dilansir Sosok.ID dari Surya.co.id, pemuda 24 tahun itu nekat mencuri 67 tabung gas elpiji 3 kg di sebuah toko di Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Aksi pemuda bernama Mualimin itu ketangkap basah oleh warga sekitar yang kemudian diketahui pihak kepolisian yang sedang melakukan patroli.

Kapolsek Duduksampeyan Iptu Sugeng mengatakan peristiwa itu diketahui pihak polisi ketika menyisir wilayah tersebut sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca Juga: Cuma Modal Rp 250 Ribu Saja, Hansip Ini Bisa Gelar Pesta Pernikahan, Terungkap Rahasia di Balik Resepsi yang Tak Sampai Habiskan Uang Sejuta

Saat tiba di Desa Samirlapan, petugas mendapai kerumunan warga.

"Saat didatangi oleh petugas, warga telah berhasil menangkap salah satu pelaku pencurian," ujarnya, Senin (27/8/2020), seperti dikutip Sosok.ID dari Surya.co.id.

Dari situ, diketahui bahwa Mualimin telah mengambil 67 tabung gas 3 kg dari warung milik warga setempat, Aris Fatkulamin.

Rupanya, dalam menjalankan aksinya, Mualimin tidak hanya seorang diri.

Baca Juga: Uang Rp 171 Juta Dibawa Kabur Wedding Planner Sehari Sebelum Hari Pernikahan Tiba, Pasangan Ini Justru Dapat Bantuan Tak Terduga Berkat Sebuah Unggahan di Facebook

Komplotannya langsung kabur begitu aksi pencurian itu ketahuan warga.

Mualimin yang tak bisa kabur langsung jadi sasaran amukan warga.

Dikatakan oleh Kanit Reskrim Polsek Duduksampeyan Aipda Budiono bahwa Mualimin mengaku mencuri karena kepepet ekonomi.

"Dari pengakuannya, uang hasil penjualan tabung akan digunakan untuk biaya nikah dan sebagian hasil untuk kebutuhan sehari - harinya," ungkapnya.

Baca Juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Sudah Utang Puluhan Juta Demi Pesta Pernikahan Impian, Wanita Ini Malah Ditinggal Calon Suaminya Saat Hari H, Alasan Si Pria Buat Si Wanita Sampai Pingsan

Mualimin sendiri memang sudah merencanakan pernikahannya dengan sang kekasih.

Ia bahkan rela terpisah jarak dan waktu untuk mencari biaya pernikahan.

Tapi, mimpinya untuk segara meminang sang kekasih nampaknya harus tertunda karena ia harus berurusan dengan polisi.

Pemuda kelahiran 1996 ini harus mendekam di balik jeruji besi terlebih dahulu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga: Pengantin Pria Tak Datang ke Acara Resepsi, Ayah Pengantin Perempuan Hanya Mampu Menahan Tangis Saat Gantikan Posisi Menantu di Pelaminan, Fakta di Baliknya Lebih Mengharukan

Insiden tersebut rupanya bukan yang pertama kalinya terjadi.

Dilansir dari KOMPAS TV, kasus pemuda mencuri untuk biaya pernikahan sudah pernah terjadi di Bekasi, Jawa Barat

Pada 2018 lalu, seorang pemuda nekat mencuri uang majikannya senilai miliaran rupiah untuk memenuhi biaya pernikahannya.

Pelaku yang merupakan asisten rumah tangga itu menggasak koper tempat penyimpanan uang milik sang majikan.

Baca Juga: Diduga Putus Asa Gegara Terbelit Biaya Pernikahan, Mempelai Pria Nekat Gantung Diri Sebelum Ijab Qabul, Calon Istrinya Syok Berat Saat Pergoki Jasadnya

Aksi yang dibantu 5 orang temannya itu dilakukan ketika rumah dalam keadaan kosong.

Kasus lainnya, yang terjadi pada 2019, juga dialami oleh pemuda di Banyuwangi, Jawa Timur.

Mohamad Al Qodiri, bersama rekan kerjanya, Bambang Sugito, nekat menggasak uang sebanyak 480 juta dan emas milik majikannya.

Pemuda yang setiap harinya bekerja sebagai karyawan toko sembako itu mengaku mencuri untuk membiayai resepsi pernikahannya dengan sang tunangan.

Baca Juga: Gagal Cicipi Indahnya Malam Pertama, Wanita Ini Malah Dijual Suami Saat Bulan Madu, Ditukar Rp 28 Juta ke Pedagang Manusia

(*)

Video Pilihan

POPULAR

TAG POPULAR