Sosok.ID - Pacar dari anak Iis Dahlia, Lutfi Agizal membagikan unggahan berupa pers rilis dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).
Dalam keterangan di akun sosial media Instagramnya, Lutfi mengucap syukur karena Komnas PA mendukung opininya tentang penggunaan kata "Anjay".
"Alhamdulillah semoga semakin banyak yang peduli untuk generasi kita selanjutnya."
"Ini kisahku memperjungkan demi anak bangsa kita. Yukk kita sama-sama peduli akan generation kita selanjutnya. Lebih baik mencegah bukan? Toh ini juga demi bangsa kita," tulis Lutfi Agizal.
Sebelumnya ramai diberitakan Lutfi Agizal menentang penggunaan kata "Anjay" dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Lutfi, penggunaan kata tersebut dapat membawa pengaruh negatif bagi orang lain.
Pacar dari Salshadilla Indradjaja ini bahkan mendatangkan pakar hukum dan ustaz untuk mengulas argumennya.
Kata "Anjay" ungkap Lutfi, merupakan leksikon dari kata 'anjing' yang identik dengan mengumpat pada seseorang.
Sementara pers rilis Komnas PA ditulis dengan judul "Hentikan Menggunakan Istilah Anjay".
Surat edaran dari lembaga perlindungan anak itu sontak menuai pro kontra dari warganet.
Banyak yang menyayangkan tindakan Komnas PA, karena dianggap meladeni hal yang tak terlalu penting.
Terlebih, istilah "Anjay" sebelumnya sudah sering digunakan dan tak pernah dipermasalahkan.
Alih-alih kata tersebut, warganet menilai ada banyak kata dengan makna yang lebih kasar.
Menjadi perdebatan, usut punya usut viralnya penggunaan kata "Anjay" yang digaungkan oleh Lutfi Agizal disebabkan karena ia menyindir Rizky Billar dan Lesty Kejora.
Opini tersebut disampaikan oleh salah seorang netizen sosial media Twitter dengan nama pengguna @satu_pentagon.
"Gw jelasin ya kenapa kata Anjay jadi dilaporin sama KPAI, ya gara2 orang ini, yang mau jadi influencer tapi pansos, jadi awalnya nih orang punya masalah sama Lesty Kejora & Rizky Billar, nyindir-nyindir 2 orang itu karena sering pakai kata anjay, dia ini pacarnya anak Iis dahlia," tulis akun tersebut, seperti dikutip Sosok.ID, Minggu (30/8/2020).
"Bilangnya sih mau mengedukasi, gak pansos, loh kalo gak pansos kenapa dibahasnya baru sekarang, saat Rizky billar sama lesty kejora jadi trending, terus dia dengan bangganya menerima endorsan, padahal sebelumnya sepi job, kalo gak pansos ya jangan diterima donk endorse," lanjutnya.
Seolah dibenarkan oleh Rizky Billar sendiri, dalam unggahan Lutfi Agizal, pria yang dikabarkan dekat dengan Lesty Kejora itu pun meninggalkan komentar.
"Lu kalau mau naik followers mending jadi assisten gua,eno sekarang followersnya lebih banyak dari lu," tulis Rizky Billar.
Komentar tersebut dibalas oleh Lutfi Agizal, "Followers banyak sama dengan didengar. Berarti bagus kalau ngajak jadi contoh yang baik."
"Melakukan hal yang baik-baik dan edukatif. Supaya banyak yang contoh. Manteb tuh, gimana?" balas Lutfi untuk Rizky.
Tak berhenti sampai disitu, Rizky Billar juga mengungkapkan kekecewaannya pada Lutfi lewat unggahan di cerita Instagramnya.
"Ribet permasalahin pekara 1 kata doang hanya untuk menaikkan followers yang bahkan tidak naik-naik," kata Rizky.
"Imbasnya orang memerangimu, menghujatmu. Mending jadi Eno sih, asisten gue. Ga sampe 2 minggu sekarang followersnya 200k Fi. Iri nggak Fi? Gue tahu dalam hati kecil lu ada keirian karena gua kenal lu juga."
"Gini, kita sama-sama anak perantauan yang ingin sukses disini. Tapi beda cara. Yang pasti gua kasih tau disini. Eno, asisten gue saat ini lebih banyak yang menyukai dia daripada lo. Dan menurut gua saat ini dia derajatnya lebih tinggi dari elu,"
"Karena yang gua sadari Tuhan selalu memberikan sesuatu untuk makhluknya yang mampu mengemban amanah. Moreno ini lebih mulia dari seorang Lutfi. Kenapa? Followers Eno lebih tinggi dan bisa dibilang engagement dia gede tapi dia nggak ambil endorse meski gua mengizinkan."
"Dengan santai dia menjawab 'Enggalah bang kan gua udah daper gaji dari abang. Lagian ini followers bang Billar juga," tulis Rizky Billar.
"Dari sini hue dapet suatu pelajaran, pendidikan tinggi ga jadi patokan baik atau tidaknya akhlakmu dan budi pekertimu," tandasnya.
Terpisah, Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan, penggunaan istilah "anjay" harus dilihat dari beberepa sudut pandang dan tergantung konteks pemakaian.
"Bisa saja kalau maknannya pujian atau salut terhadap prestasi orang atau produk spektakuler, itu tidak apa-apa, silakan dipakai," jelas Arist, dikutip dari Kompas.com.
Menanggapi cemoohan dari warganet, Arist menjawabnya dengan santai.
"Kalau ada orang kontra, tidak apa-apa. Itu kebebasan ekspresi, Komnas PA tidak tersinggung. Tugas Komnas PA untuk meluruskan itu. Komnas PA ini sahabat anak tanpa diskriminasi," tuturnya.
"Jadi kalau ada dampak menimbulkan kekerasan, maka komnas harus hadir di situ," tambahnya.
Sementara itu, perlu diketahui, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komnas PA adalah dua lembaga yang berbeda.
Komnas PA merupakan organisasi independen atau lembaga non pemerintah, sementara KPAI merupakan lembaga negara independen di bawah pemerintahan. (*)